CONGESTION ( pada jaringan data )

Hispage.info – CONGESTION ( pada jaringan data ), CONGESTION ( pada jaringan data )

CONGESTION ( pada jaringan data )


1. Congestion  (kemacetan)
      Congestion bisa diartikan macet atau perlambatan. Maksudnya, congestion merupakan perlambatan yang terjadi pada jalu paket-paket data. Kondisi ini di akibatkan ketika sebuah network yang besar mempunyai beban yang banyak dan mengakibatkan performansi menurun/lambat dengan kata lain jumlah pengiriman data melebihi kapasitas router yang ada. Hal ini dapat di analogikan seperti berikut , ketika kecepatan data dari suatu pengirim lebih tinggi dari pada yang lain maka pengirim yang mempunyai kecepatan lebih rendah mengalami kongesti.

Congestion  pada lalulintas jaringan disebabkan oleh :

1. Terlalu banyak host dalam sebuah broadcast domain 
Host artinya alat yang terhubung ke jaringan yang bisa menerima dan mengirimkan informasi dari dan ke alat lainnya dalam jaringan tersebut. Broadcast domain adalah kumpulan dari alat-alat di sebuah segmen jaringan yang ( harus ) menerima paket broadcast yang dikirim oleh alat-alat yang lain dalam segmen jaringan tersebut.
2. Broadcast Storm
Terjadi karena semua alat mengirimkan paket broadcast ke seluruh alat-alat yang lain melalui jaringan. Semakin banyak host maka semakin besar broadcat storm.
3. Multicasting
Jika dalam satu jaringan terdapat banyak komputer di mana setiap komputer  mengakses beberapa halaman web bervolume tinggi dalam satu waktu yang sama maka besar kemungkinan akan terjadi Congesti*Bandwith yang kecil. Jalur yang kecil akan membuat lalu lintas jaringan akan mudah padat jika di lewati oleh banyak data dalam satu periode.
4. Data Collision
 yaitu tabrakan data. Collision Domain, yaitu suatu kondisi network dimana sebuah alat mengirimkan paket data ke sebuah segmen network, yang kemudian memaksa semua alat lain yang ada di segmen jaringan tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat yang bersamaan alat yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan tabrakan (collision), paket yang dikirim menjadi rusak akibatnya semua alat harus melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang tidak efisien.
5. Bandwith yang kecil
Media jaringan yang mempunya bandwith kecil sehingga tidak seimbang dengan banyaknya lalulintas data yang terjadi sehingga mengakibatkan overload.
Efek  Congestion
      1.      Paket data yang tiba langsung disimpan pada buffer  masukan.
2.      Terbentuk routing
3.      Mampu membuang paket
4.      Paket bergerak ke buffer keluaran
5.      paket paket antri untuk dipancarkan keluar.
6.      Mampu menyebarkan congestion melalui jaringan
7.      Paket-paket data tersebut mengkondisikan seperti antrian yang siap untuk menjadi output.
2.  Jaringan   Data
         Jaringan data merupakan sekumpulan jalur  telekomunikasi dan peralatan switching   / pertukaran yang dapat memungkinkan berlangsungnya pengiriman data secara fisik. Tugas dari jaringan data yang terpenting adalah melakukan pertukaran dengan cepat dan benar diantara terminal-terminal dan sistem komputer.
Komponen jaringan data
  • Host atau node, yaitu sistem komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang dikirimkan. Node ini dapat berupa:
    • Server : komputer tempat penyimpanan data dan program-program aplikasi yang digunakan dalam jaringan,
    • Client : komputer yang dapat mengakses sumber daya (berupa data dan program aplikasi) yang ada pada server,
    • Shared pheriperal : peralatan-peralatan yang terhubung dan digunakan dalam jaringan (misalnya, printer, scanner, harddisk, modem, dan lain-lain).
  • Link, adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu dengan node lainnya. Media ini dapat berupa saluran transmisi kabel dan tanpa kabel,
  • Software (Perangkat Lunak), yaitu program yang mengatur dan mengelola jaringan secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya sistem operasi jaringan yang berfungsi sebagai pengatur komunikasi data dan periferal dalam jaringan.
3.  Pengendali Kemacetan  / Conggestion Control
Congestion control digunakan untuk menangani terjadinya kemacetan. Terjadinya kemacetan bisa diterangkan lewat uraian berikut. Pada dasarnya, sebuah jaringan packet-switched adalah jaringan antrian. Pada masing-masing node, terdapat sebuah antrian paket yang akan dikirimkan ke kanal tertentu. Apabila kecepatan datangnya suatu paket dalam sebuah antrian lebih besar dibandingkan kecepatan pentransferan paket,maka akan muncul efek bottleneck. Apabila antrian makin panjang dan jumlah node yang menggunakan kanal juga bertambah, maka kemungkinan terjadi kemacetan sangat besar. Permasalahan yang serius yang diakibatkan efek congestion adalah deadlock , yaitu suatu kondisi di mana sekelompok node tidak bisa meneruskan pengiriman paket karena tidak ada buffer yang tersedia.
4.  Cara mengatasi congestion / kemacetan
Salah satu yang menyebabkan congestion adalah kelebihan beban dalam jaringan, dan cara mengatasinya dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yaitu :
1.Melakukan segmentasi jaringan.
Karena kita tidak mungkin mengurangi komputer yang harus terkoneksi ke jaringan jadi langkah rasional yang bisa dilakukan adalah membagi beberapa host-host ke dalam beberapa segmen jaringan tersendiri.
2.Menyesuaikan dengan situasi jaringan.
3. Router disisipkan diantara segmen–segmen network
   Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar network. Kita bisa menggunakan jenis router yang dedicated seperti router buatan perusahaan Cisco atau router jenis nondedicated seperti Pc Router (jenis komputer lama yang difungsikan sebagai router dengan menambah interface padanya menjadi dua interface).
Cara lainnya yaitu:
Beberapa teknik berikut dapat digunakan untuk mengatasi Congestion: 
  –   End-system flow control 
Ini bukan skema kontrol kongesti tetapi cara untuk menjaga agar sender tidak mengirimkan paket berlebih kepada receiver.
  –   Network congestion control 
Mekanisme ini hampir sama dengan end-to-end flowcontrol tetapi difokuskanuntuk mengurangi kongesti pada jaringan, bukan pada receiver.
   –   Network-based congestion avoidance
Pada skema ini, router mendeteksi kemungkinan terjadinya kongesti sehingga router  memperkecil paket yang dikirim sebelum antrian menjadi penuh.

Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  CONGESTION ( pada jaringan data ), Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  CONGESTION ( pada jaringan data ) berguna untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *